BAHAYA LIDAH DAN HATI
Sering terlihat kerusakan, permusuhan dan perselisihan timbul akibat lidah yang tidak terkontrol. Bahkan dalam satu lingkungan pun lidah kadang membuat hubungan persaudaraan dan pertemanan menjadi tidak sehat. Ternyata lidah yang kecil bisa membawa malapetaka besar bagi siapa yang tidak menjaganya. Untuk menjaga lidah agar tetap bersih, dibutuhkan hati yang bersih pula, karena hatilah yang akan mengontrol segala gerak-gerik lidah kita. Jika hati kotor dan tidak terkontrol, lidah akan bergerak kesana kemari tanpa kendali. Sesuatu tanpa kendali akan membawa malapetaka bagi orang lain atau bahkan bagi dirinya sendiri. Ya ibaratnya kereta tanpa masinisnya, maka keretanya akan melaju tanpa arah dan tujuan yang bisa membahayakan para penumpangnya. Misalnya juga ada lagu yang menyebutkan ‘Jagalah hati, jangan kau nodai’ sebuah lagu yang baik untuk kita pahami. Hati yang bersih akan menghasilkan lidah yang bersih, pribadi yang bersih, sehingga membawa kebaikan bagi orang lain dan menepis permusuhan serta kerusakan dalam lingkungan.
Hati dan lidah yang bersih menjadi modal utama bagi kita dalam bermasyarakat. Karena kita diciptakan Allah swt disamping untuk beribadah juga ditugaskan untuk menjaga amanat yang sangat berat yaitu melakukan hubungan yang baik kepada sesame manusia, membantu kepada sesame manusia yang membutuhkan, menghargai dan memahami perasaan orang lain. Disini dituntut untuk memiliki rasa empati yang tinggi, menghilangkan sikap egoism dan menumbuhkan jiwa social yang tinggi. Hati dan lidah juga sebagai peran utama dalam sebuah menjalin hubungan. Hubungan itu akan berakhir dengan kebahagiaan atau dengan kesengsaraan, tergantung oleh dua factor diatas yaitu hati dan lidah. Siapa saja yang berusaha dan mampu membersihkan hati dari berbagai penyakit yang menimbulkan lemahnya iman, seperti riya, sombong, hasud, dengki, semuanya berakar dalam hati manusia, maka hati itu akan terlihat bagai sebuah cermin yang berkilau dan bersinar bersih tanpa noda. Cermin yang penuh noda dan kotor akan menampilkan wajah seseorang yang terlihat kotor, gelap dan berdebu. Oleh karena itulah orang yang berwajah kotor itulah harus melakukan pengobatan. Pengobatan penyakit hati bisa dilakukan dengan memperbanyak amal saleh, diantaranya adalah:
· Shalat pada malam hari
· Puasa
· Membayar Zakat, Sedekah Sunah dan Sejenisnya
· Beristighfar dan Kembali Kepada Allah swt
· Bergaul dengan orang-orang yang shaleh
· Merasakan Keagungan dan Kekuasaan-nya
· Membaca Al-Quran dan merenungkan maknanya
· Memperbanyak mengucapkan dzikir kepada Allah swt, tawakal dan berlindung kepada Allah swt
· Memperbanyak membaca doa, merendahkan diri dan beribadah kepada Allah swt